SEKILAS INFO

     » Selamat Datang di Website Kantor Kecamatan Gemarang Jl. TGP No. 15 Telp. (0351) 7890001
Senin, 14 November 2016 - 10:36:20 WIB
Urus Surat Hanya "6 Detik"

Diposting oleh : Administrator
Kategori: aneka ragam - Dibaca: 55 kali

Berada di atas lereng gunung Wilis tak lantas menjadikan warga Desa Winong, Kecamatan Gemarang gagap teknologi (gaptek). Sebaliknya, desa dengan jumlah penduduk sekitar 5.800 jiwa ini justru menjadi pioner dalam penerapan pelayanan berbasis internet.

Melalui Sistem Informasi Tata Administrasi Pemerintahan Desa (Sitapdes), warga desa setempat sudah terbiasa menjalankan pelayanan dengan perangkat komputer. Saking canggihnya, Sitapdes itu pun bisa diakses hanya dengan telepon pintar android.

Kades Winong, Priadi, menjelaskan, sejak di-launching 10 Januari 2015 lalu, Sitapdes sukses dalam memberikan kemudahan pelayanan administrasi bagi masyarakat. Seperti pengurusan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat keterangan tidak mampu (SKTM), surat keterangan tempat usaha (SKTU) hingga update data administrasi kependudukan desa. Warga cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP. ‘’Sebelumnya banyak warga yang terpaksa harus menempuh perjalanan hingga 10 kilometer lebih demi sampai ke Kantor Desa. Tetapi selepas di-launching pelayanan online ini, warga tak perlu repot lagi menempuh perjalanan jauh,’’ terangnya.

Secara geografis, jalanan di Desa Winong yang berada di lereng Gunung Wilis itu cenderung berkelok dan naik turun. Sehingga jarak tempuh antara satu tempat ke tempat lainnya menjadi jauh. Tidak terkecuali jarak yang harus ditempuh saat harus mendatangi kantor desa setempat. ‘’Melalui Sitapdas ini, warga yang ingin melakukan pengurusan tak perlu jauh-jauh ke kantor desa. Tetapi langsung mengakses website Sitapdes yang kemudian melanjutkan pengurusannya ke masing-masing kasun (kepala dusun) terkait. Saat itu juga dari kasun bisa langsung melaporkannya ke desa. Karena online, pelayanan itu bisa dibuka kapan pun dan di mana pun. Bahkan saat di sawah atau warung,’’ paparnya.

Karena pelayanan sudah dapat diurus dari level dusun, otomatis tidak ada antrean di kantor desa setempat. Bahkan, untuk mengambil hasil dari pelayanan yang sebelumnya telah diproses via online itu hanya dalam enam detik saja! ‘’Cukup waktu enam detik untuk mengeluarkan surat pelayanan yang dibutuhkan warga,’’ ungkap Priadi.

Lantas bagaimana jaringan internet bisa berjalan lancar di desa yang berada di lereng gunung? Jangan salah, free wifi sudah terpasang cukup baik tidak hanya di sekitar Kantor Desa Winong saja. Tetapi juga telah menyebar di empat dusunnya, yakni Tumpakasri, Winong, Gebangan dan Badur. (BME)